ADAB KELUAR DAN MASUK RUMAH

Dalam ajaran Islam memang terdapat adab-adab keluar rumah atau ingin memasuki rumah, ianya berupa doa-doa yang di ajarkan oleh Rasulullah SAW kepada kita untuk di amalkan.   

Pertama : Adab-adab keluar rumah :

1. Membaca doa bila hendak keluar daripada rumah

. بِاللَّه ‎اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ‎ ‎‎ ‎بِسْمِ‎‎    

“Bismillahi tawakaltu ‘alallahi laa haula walaa quwwata illa billah”   Maksudnyanya : “Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan selain dari Allah.” (Hadis Riwayat Abu Daud, Tirmidzi dan Nasai)

Doa lain yang diajarkan Rasulullah SAW iaitu:   “Allahumma innii a’uudzubika an adlilla au udlalla, au azilla au uzalla, au azhlima au uzhlama, au ajhala au yujhala ‘alayya:

Maksudnya: “Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari menyesatkan atau disesatkan; dari menggelincirkan atau digelincirkan; dari menganiaya atau dianiaya; dari membodohi atau saya dibodohi (orang lain)  (Hadis Riwayat  Abu Daud dan Tirmidzy)

2. Sunnah berikutnya adalah mendahulukan kaki kiri ketika keluar rumah, serta memberi salam kepada keluarga. Sebelum keluar rumah hendaknya menentukan niat dan tujuan, serta memastikan barang bawaan tidak ada yang tertinggal.

3. Kaum perempuan yang hendak keluar rumah harus memperhatikan hal-hal berikut:

*  Tidak diperkenankan memakai wangi-wangian, menutup aurat dengan sempurna.

*  Selain itu, haram bagi wanita berpergian tanpa izin orang tua atau suami dan dilarang berpergian sampai tiga hari tanpa disertai mahramnya.

Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri ra katanya: Rasulullah SAW bersabda maksudnya : “Haram bagi seorang wanita yang beriman kepada Allah dan hari akhirat musafir, di mana perjalanannya melebihi dari tiga hari melainkan bersama ayah, anak lelaki, suami, saudara lelaki atau siapa sahaja mahramnya yang lain.” (Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim)

Kedua : Adab-adab memasuki rumah.

1. Memberi salam sebelum masuk ke dalam rumah dan membaca Bismillah :

 Firman Allah SWT yang bermaksud : “Apabila kamu memasuki rumah-rumah, maka hendaklah kamu memberi salam kepada sesama kamu, sebagai penghormatan yang berkat, lagi baik disisi Allah”. (Surah An-Nur ayat 61).    

Sabda Nabi SAW  yang bermaksud : “Apabila seseorang lelaki memasuki rumahnya, lalu dia menyebut Allah (membaca Bismillaah) di kala masuk dan di kala makan, maka berkata syaitan : “Tiadalah peluang aku bermalam dengan kamu dan tiadalah pada makanan malam kamu.” Dan apabila seorang masuk ke rumahnya , maka dia tidak menyebut Allah di kala memasukinya, maka berkata syaitan : “Aku akan bermalam dengan kamu.” Seterusnya apabila dia tidak menyebut Allah di kala makan, maka syaitan akan berkata : “Aku akan dapat bermalam dan makan malam (bersama kamu; kongsi makan)” (Hadis Riwayat Muslim)

  2. Ketika kembali dari berpergian dan hendak masuk ke rumah, disunahkan untuk berdoa:  

Doa sebelum memasuki rumah

بِسْمِ الله وَلَجْنَا ، وَ بِسْمِ الله خَرَجْنَا وَعَلَى رَبِّنَا تَوَكَلْنَا

‎”Bismillahi walajnaa wa bismillahi kharajnaa wa-ala ‎rabbina tawakkalnaa”‎

Maksudnya : “Dengan nama Allah kami masuk rumah, dengan nama Allah ‎aku keluar rumah, ‎serta kepada-Nya aku berserah diri”

Doa yang lain :   “Allahuma inni as aluka khoiral muulaji wa khoiral mukhroji bismillahi walajnaa wa bismillahi khorojnaa wa alalloohi rabbina tawakkalna”    

Maksudnya : “Ya Allah, aku minta kepadaMu baiknya rumah yang ku masuki dan rumah yang ku tinggalkan. Dengan nama Allah kami masuk rumah, dengan nama Allah aku keluar rumah, serta kepada-Nya aku berserah diri. ”    

Ketika masuk ke rumah hendaknya mendahulukan kaki kanan dan mengucapkan salam kepada keluarga yang berada di rumah.  

3. Membaca Ayat Al-Kursi semasa didalam rumah bagi tujuan menghalau syaitan   Diriwayatkan dari Abu Hurairah (r.a) bahawa Rasulullah saw bersabda :’Didalam surah Al-Baqarah ada ayat yang merupakan penghulu Al-Quran, Tidak dibaca didalam rumah, kecuali akan keluar Syaitan dari [rumah]nya : Ayat Al-Kursi ” (Hadis  Riwayat dari Zaa’idah dari Hakim ibn Jubayr)

4. Membaca beberapa doa yang disunatkan membacanya.   (‘Auzdhu bi kalimaat-Illaah it-taammaati min sharri ma khalaq.)   Maksudnya : “Aku memohon perlindungan dengan kalimah Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk-Nya” 

C&P

Add Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.